Pilihan Warna
Standar
Tulisan kuning pada latar biru
Tulisan hitam pada latar kuning
Tulisan kuning pada latar hitam
Ukuran Huruf
Menurunkan
Standar
Membesarkan

BERANDA > Yang bisa dilakukan > Kuliner > Produk Spesial

Konten utama dari sini.

Produk Spesial

Kuliner

Kanougani (Kepiting Salju)

Kanougani adalah spesies jantan dari kepiting salju dan dikenal sebagai ‘Raja Makanan Musim Dingin’, yang terkenal atas daging segar dan berair.
Kobakogani adalah spesies betina dari kepiting salju. Lepas pantai Semenanjung Noto merupakan habitat utama kepiting ini di Jepang. Spesies betina berukuran lebih kecil dari spesies jantan tetapi memiliki rasa yang kuat dan membekas. Telur kepiting ini juga sangat lezat dan sup dengan telur kepiting juga memiliki rasa yang kaya dan sangat enak.

Buri (Ikan ekor kuning)

Ikan buri memberi makan dirinya sendiri di lautan Utara dan berenang ke Selatan sambil bertarung dengan ombak yang kuat dan akhirnya, musim ‘buri’ dimulai saat musim dingin datang. Pemancingan ikan ekor kuning di Noto memiliki sejarah panjang (400 tahun). Pemancingan ikan ekor kuning mencapai puncaknya saat waktunya ombak dingin. Khususnya, daging ikan ekor kuning musim dingin (kanburi) yang padat dan berisi. Ikan ini dapat disajikan sebagai sashimi, teriyaki, shio-yaki (dibakar dengan garam) dan rebusan yang terbuat dari ikan dan sayur, cara-cara tersebut merupakan beberapa dari resep yang paling enak untuk mengolah ikan ini.
*Ikan ekor kuning Musim Dingin

Ama-Ebi (Udang Manis)

Rasa berair dan manisnya yang kaya memenuhi mulut saat seseorang merasakan sedikit ‘Amaebi’. Cara terbaik untuk menikmati Amaebi adalah menikmatinya dengan cara sederhana, yaitu dengan memakan sashimi Amaebi dengan shoyu (kecap Jepang) lokal Ishikawa yang sangat cocok berpadu dengan makanan laut.
Amaebi dapat ditemukan di perairan dalam Laut Jepang dan Anda tidak hanya dapat menikmati rasa manisnya tetapi juga warna merah mudanya yang bercahaya. Meski Anda dapat menikmati Amaebi di sepanjang tahun, udang ini terasa paling enak apabila baru ditangkap di musim dingin saat ia membawa telur.

Jibuni

Jibuni merupakan resep tradisional spesial Kaga yang menggunakan daging bebek sesuai dengan cara orisinil seperti tempo dahulu. Rebusan Jibuni menggunakan perangkat makan bervernis yang didesain khusus, jibuwan, yang lebar dan lebih dangkal dari mangkuk umumnya, yang menunjukkan bahwa Jibuni memiliki tempat khusus di kuliner tradisional Kaga. Masakan ini dibuat dari daging bebek berbalut tepung, bahan khusus ‘Sudare-fu’- yang dibuat dengan sayuran musiman dan shiitake (jamur gunung). Ketika Anda mempertimbangkan masakan Jepang, Jibuni merupakan sebuah resep yang lain daripada yang lain. Wasabi ditambahkan sebagai pelengkap.

Kerang Noto

Pengunjung dapat menikmati kaki (kerang) Noto yang padat dan berair dan memiliki kesegaran ala makanan laut. Cara terbaik untuk menikmati kaki adalah membakarnya dengan api arang saat segar tanpa menghilangkan cangkangnya. Rasa asin alami yang berasal dari dinginnya air laut membuat kerang ini semakin enak dan orang tidak pernah bosan akan rasanya.

Kabura-zushi

Kaburazushi adalah masakan tradisional yang terbuat dari kabu (lobak) dan buri (ikan ekor kuning), diacarkan dengan nasi gandum dan sangat terkenal sebagai masakan Tahun Baru di mana banyak orang banyak menjadikannya untuk bertukar hadiah. Rasa renyahnya lobak dan kayanya rasa buri menyatu sempurna satu sama lain dan membuat keunikan rasa gurih. Kaburazushi dianggap sebagai dasar dari sushi asal Jepang.

Camilan ala Jepang

Daerah ishikawa terkenal di seantero Jepang karena memproduksi camilan tradisional Jepang yang jenisnya berhubungan dengan upacara minum teh. Camilan tradisional Jepang ini disebut ‘wagashi’ dan selain menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari juga memiliki peranan penting di berbagai macam aktivitas tradisional musiman.

Sake Lokal Ishikawa

Ishikawa dikaruniai beras dan air yang baik dan merupakan salah satu daerah produksi ‘sake’ yang paling terkenal di Jepang. Pembuatan sake mencapai puncaknya di bulan-bulan musim dingin.